5 Alasan Mengapa Kampus Harus Memiliki Sistem Informasi yang Terintegrasi

5 Alasan Mengapa Kampus Harus Memiliki Sistem Informasi yang Terintegrasi

Demi memberikan pelayanan prima bagi seluruh civitas akademiknya maka sistem informasi terintegrasi kini mulai menjadi kebutuhan yang penting bagi universitas. Mengingat proses manajemen kampus yang tidak sederhana. Ada banyak lingkup yang harus dikelola oleh perguruan tinggi. Mulai sistem pendaftaran, perencanaan studi, aset, perpustakaan, hingga keuangan. Belum lagi sistem pendukung lainnya pada lingkup kemahasiswaan seperti sistem pengumpulan PKM, beasiswa, Yudisium, PMW, dan lainnya.

Sayangnya, kenyataan dilapangan acap kali ditemukan sistem informasi yang masih berdiri sendiri-sendiri. Manajemen kampus pun harus beberapa kali memasukan data yang sama ke beberapa sistem informasi yang berbeda. Misalnya saja saat proses pengumpulan PKM, pengajuan beasiswa, atau pendaftaran yudisium, mahasiswa masih diminta untuk memasukkan data identitasnya kembali saat melakukan pendaftaran pada aplikasi yang berbeda. Padahal, pihak kampus sendiri sebenarnya telah memiliki data seluruh mahasiswa, dan tinggal digunakan. Hal ini terjadi karena antara sistem satu dengan yang lainnya tidak saling terintegrasi. ( BacaApa Itu Sistem Informasi Akademik )

Untuk itu, apabila perguruan tinggi ingin memberikan pelayanan terbaiknya guna meningkatkan kualitas pendidikan kedepan. Sekaranglah saatnya kampus memiliki sistem informasi yang terintegrasi (Baca : Sistem Informasi Akademik yang Sesuai PDDIKTI ).

Sebagai pertimbangan, berikut alasan-alasan mengapa kampus harus memiliki sistem informasi yang terintegrasi.

1. Memudahkan sharing data antar aplikasi

Pada dasarnya integrasi merupakan usaha untuk menyatukan beberapa sistem yang berdiri sendiri-sendiri dalam suatu proses manajemen yang saling berkaitan. Dengan tujuan memudahkan masing-masing sistem dalam proses pengambilan data. Jadi, satu database dapat digunakan oleh banyak aplikasi.

Apabila kampus Anda sudah memiliki sistem yang terintegrasi, maka Anda hanya perlu sekali saja memasukan data pada database. Ketika sistem maupun aplikasi yang lainnya membutuhkan informasi yang sama, Anda tidak perlu memasukan data kembali karena telah mengacu pada database yang telah ada.

2. Alur administrasi menjadi lebih mudah

Apabila sistem informasi di kampus Anda telah terintegrasi, maka data yang digunakan sebagai rujukan semua aplikasi otomatis sama. Selanjutnya tinggal melengkapi informasi tambahan yang dibutuhkan aplikasi tersebut. Lebih mudah dan cepat ‘kan? Sistem informasi kampus yang saling terintegrasi akan membuat kegiatan pengolahan, dan perputaran informasi menjadi semakin mudah.

3. Mencegah pengulangan data

Saat Anda memasukan data yang sama ke beberapa aplikasi yang berbeda. Sebenarnya saat itu telah terjadi pengulangan data (redundancy data). Beberapa kerugian yang ditimbulkan dari pengulangan data diantaranya adalah pemborosan ruang penyimpanan, dan inkonsistensi data.  Dengan sistem yang terintegrasi, kerugian-kerugian yang ditimbulkan dari pengulangan data tentu dapat Anda hindari karena semua sistem mengacu pada database yang sama.

4. Mempermudah developer mengembangkan sistem

Kebutuhan akan kemudahan dalam pengelolaan kampus. Pasti mendorong pengembangan sistem baru yang sejenis, atau menggunakan sistem yang berbeda namun dengan menggunakan service dari sistem yang sudah ada untuk menggunakan data yang diperlukan. Dengan adanya integrasi pada seluruh sistem informasi di kampus Anda, tentu akan mempermudah developer dalam mengembangkan sistem informasi baru yang dibutuhkan kampus. Proses pengembangannya pun akan berjalan lebih cepat karena basis datanya telah tersedia.

5. Mempermudah maintenance data

Maintenance data dilakukan secara berkala guna menyesuaikan dengan kebutuhan kampus, maupun memperbaiki data yang rusak karena bencana alam, maupun upaya perusakan yang disengaja dari pihak yang tidak bertanggungjawab. Dengan integrasi antar sistem akan mempermudah administrator kampus Anda melakukan maintenance data.

Dengan adanya integrasi pada seluruh sistem informasi di suatu kampus, ternyata dapat lebih memberikan kemudahan baik bagi pengelolanya, maupun pengguna sistem informasi tersebut. Sistem informasi kampus yang menerapkan integrasi contohnya eCampuz. eCampuz merupakan sistem informasi terintegrasi untuk mengelola kegiatan administrasi, dan akademik di perguruan tinggi. Merupakan versi cloud dari Gamatechno Campus Suite. Karena pemanfaatan teknologi cloud inilah eCampuz dapat menjadi salah satu pilihan untuk membantu Anda mengintegrasikan data di kampus Anda, bahkan tanpa biaya pembangunan infrastruktur yang mahal. (ulfia)

eCampuz

 

Yang Menarik Lainnya
Leave a comment