8 Alasan Penting Pegawai Perlu Menyusun SKP

8 Alasan Penting Pegawai Perlu Menyusun SKP

Sudah punya bayangan cuti dan liburan akhir tahun? Ups… jangan sampai terganggu dengan penyusunan SKP akhir tahun ini!

Sejak tahun 2014, pemerintah Indonesia resmi berlakukan PP  No 46/2011 yang mengatur penilaian prestasi kerja pegawai negeri sipil. Tiap pegawai PNS wajib menyusun Sasaran Kerja Pegawai (SKP) berdasarkan rencana kerja organisasi tahunan. SKP ini berisi uraian tugas, target yang harus dicapai, realisasi hasil capaian, beserta perhitungan penilaian dari atasan.

Mengapa pegawai PNS wajib mengisi SKP ada di post kali ini:

Web

1. Menetapkan Perkembangan Karir dan Promosi
SKP menilai produktifitas dan kontribusi pegawai PNS terhadap organisasi. Kegagalan dan keberhasilan pegawai melaksanakan tugas menjadi pertimbangan untuk perkembangan karir dan promosi pegawai.

Web2. Menentukan Jabatan dan Golongan Pegawai

Salah satu syarat naik pangkat pagi pegawai PNS adalah penilaian prestasi SKP selama 2 tahun terakhir sekurang-kurangnya bernilai baik. Rekomendasi diberikan oleh pejabat penilai berdasarkan hasil ketercapaian target kinerja di SKP yang sudah dibuat pegawai.  

Web

3. Menghindari Pilih Kasih
Pengukuran dan penilaian prestasi kerja didasarkan pada target goal (kinerja standar/harapan). Penilaian kerja bersifat obyektif, terukur, akuntabel, partisipasi dan transparan. Sehingga tak ada pilih kasih dalam penilaian karena proses bersifat objektif.  

Web

4. Meningkatkan Motivasi Pegawai
SKP membuat target dan nilai yang jelas dalam setiap tugas pokok pegawai. Penilaian kerja yang memiliki standar diawal serta jaminan objektifitas atasan akan meningkatkan motivasi dan semangat pegawai menyelesaikan pekerjaannya.  

Web

5. Meningkatkan Produktifitas dan Tanggung Jawab Pegawai

Disiplin pegawai PNS dinyatakan dari pencapaian sasaran kerja PNS di SKP pada akhir tahun. Mereka yang hanya capai 25% s/d 50% dikenakan hukuman sedang dan SKP dibawah 25% dikenakan hukuman berat. Dengan aturan SKP tersebut, pegawai akan lebih produktif dan tanggung jawab terhadap pekerjaaannya.
Web
6. Menentukan Tunjangan Kinerja
Pembuatan SKP jadi dasar menentukan tunjangan kinerja bagi pegawai.

Web

7. Menentukan Training/ Pelatihan yang dibutuhkan Pegawai

Pembinaan pegawai  PNS dititikberatkan pada sistem prestasi kerja. Dari hasil evaluasi pejabat penilai, bisa ditentukan kebutuhan untuk pengembangan kualitas dan pembinaan SDM-PNS. Pengembangan ini bisa melalui pelatiahan atau training untuk membangun dan mendayagunakan perilaku kerja pegawai.

Web

8. Mengukur keberhasilan Pemimpin
Dalam SKP pemimpin atau atasan pejabat penilai berfungsi sebagai motivator sekaligus mengevaluasi pegawai. Keberhasilan pemimpin bisa dilihat dari hasil realisasi target kerja SKP anak buahnya.

ilustrasi_skp_penutup Untuk segala kemudahan pengisian SKP akhir tahun, manfaatkan sistem skp Online di kantor anda. Sistem SKP online akan mengurangi beban pekerjaan akhir tahun anda.

Klik di  http://gtskp.gamatechno.com/ untuk info lengkap seputar aplikasi SKP Online Gamatechno.

 

Download infografis Kontribusi Gamatechno Campus Suite dan eCampuz Terhadap Penilaian Akreditasi Perguruan

Dapatkan penawaran menarik menggunakan aplikasi Gamatechno Campus Suite dan eCampuz khusus untuk Anda!

Yang Menarik Lainnya
Leave a comment