Ingin Omzet Penjualan Meningkat? Simak 3 Tips Jitu Berikut Ini

Ingin Omzet Penjualan Meningkat? Simak 3 Tips Jitu Berikut Ini

online_shopping_641

Adopsi sistem penjualan online yang meningkat tajam beberapa tahun terakhir ini ikut mempengaruhi perubahan cara berjualan. Saat ini hampir semua bisnis melakukan ekspansi dari yang awalnya hanya berbentuk toko fisik, kemudian ikut muncul di toko online. Meskipun begitu, penjualan online maupun offline tetap harus sama-sama diperhatikan supaya hasil maksimal dapat tercapai. Berikut Gamatechno rangkum tiga tips jitu untuk meningkatkan omzet penjualan.

1. Fokuskan promosi pada satu barang

Pembeli saat ini lebih menyukai pilihan yang mudah dan berkualitas bagus. Sehingga fakta ini bisa dimanfaatkan oleh toko dengan hanya memberikan satu jenis barang dalam sekali masa promo. Dengan langkah ini, pembeli tidak lagi harus menentukan pilihan atara “iya” dan “tidak”. Berbeda kasus jika dalam satu periode promo, toko melakukan display beberapa barang sejenis secara bersamaan. Maka akan ada dua kemungkinan, pertama pembeli akan memilih produk termurah atau yang terlihat paling berkualitas, kedua pembeli justru batal membeli karena bingung menentukan pilihan. Dengan memfokuskan promosi pada satu barang di waktu tertentu, hal ini dapat meningkatkan penjualan.

2. Lakukan promosi paket komplementer

Sudah menjadi rahasia umum bahwa penggunaan metode harga “nyentrik” semisal Rp999.999,- (dibandingkan dengan Rp1.000.000) atau beli 2 gratis 1 termasuk tips ampuh berjualan. Trik seperti ini memang digunakan untuk menarik sisi psikologis konsumen. Pembeli biasanya berbelanja di masa promo dengan lebih mengedepankan keinginan dibandingkan kebutuhan. Namun terkadang penjualan seperti itu hanya digunakan untuk barang tunggal.

Padahal, untuk meningkatkan omzet, penjual bisa melakukan promosi dengan sistem paket. Misalnya saja penjualan paket kepala charger dan kabel data smartphone akan dibanderol sedikit lebih murah daripada dibeli secara terpisah. Pembeli akan merasa lebih diuntungkan karena isi paket bersifat komplementer, penjualan pun bakal terdongkrak.

3. Kembangkan toko online yang interaktif

Sampai hari ini masih sering ditemui toko online yang setengah hati dalam hal operasional. Misalnya saja tidak dicantumkan harga (harus menelepon untuk tahu harganya), metode pembayaran tidak aman atau berbelit, bahkan tidak menyertakan keterangan asli. Kondisi seperti itu akan direspon oleh pembeli dengan setengah hati pula. Mungkin saja baru sekali scroll, pembeli langsung menutup tab di browser-nya.

Padahal, apabila dikembangkan dengan lebih baik, omzet penjualan online bisa berlipat ganda bahkan dapat melebihi toko offline. Hal tersebut sudah banyak terbukti dari kesaksian para penjual online. Masyarakat era ini mulai banyak yang beralih ke pembelian online karena kemudahan dan fleksibilitas yang ditawarkan. Dengan toko online, pembeli dimudahkan dalam mencari barang tertentu pun tidak perlu keluar rumah, penjual bahkan juga tidak harus memiliki toko fisik (tidak harus mengurus sewa tempat dan semacamnya). Perihal pembayarannya pun akan langsung diurus oleh sistem yang sudah teritegrasi dengan semua bank.
Dengan potensi yang sangat besar, toko online pun harus dikembangkan secara interaktif. Paling tidak penjual harus memberikan detail standar untuk barang atau jasa terkait, sekaligus memasang foto barang yang menarik pula. Sebab untuk masalah foto ini masih banyak toko online yang hanya mengunggah gambar beresolusi kecil. Selain itu penjual juga bisa memberikan promosi secara berkala seperti pemberian diskon atau penawaran menarik berkait ongkos kirim.

Itulah tiga tips yang bisa diterapkan untuk meningkatkan omzet penjualan. Jika dilakukan dengan benar, tentu pendapatan yang diterima bakal maksimal.

Leave a comment