Ini 10 Kartini Tangguh Yang Mewarnai Industri Teknologi Indonesia (Bagian 2)

Ini 10 Kartini Tangguh Yang Mewarnai Industri Teknologi Indonesia (Bagian 2)

Blog.Gamatechno.com – Dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April ini, Gamatechno menghadirkan 10 sosok Kartini tangguh yang sukses mewarnai industri teknologi Indonesia. Jika Anda sudah membaca artikel pertama, saatnya melanjutkan membaca sosok-sosok kartini inspiratif versi Gamatechno selanjutnya. Berikut kami sajikan profil mereka.

 

  1.    Betti Setiastuti Alisjahbana, Presiden Direktur IBM Indonesia

betti

Sosok ibu tangguh ini memulai karirnya di IBM sebagai management trainee pada tahun 1984. Beliau adalah wanita pertama di kawasan Asia Pasifik yang berhasil menduduki posisi Country General Manager IBM pada tahun 2000-2008. Setelah resign dari posisinya di IBM, beliau memilih untuk membangun negerinya sendiri dengan mendirikan PT. Quantum Bisnis International, dan QB International di tahun 2008. Selain itu, saat ini beliau masih aktif sebagai komisaris di PT. Sigma Cipta Caraka (TelkomSigma), komisaris di Independen PT. Anabatic Teknologi Tbk., dan komisaris PT. Bhineka Mentari Dimensi (Bhineka.com). Berkat usahanya beliau pernah meraih penghargaan Satyalancana Wira Karya pada tahun 2013 dari Presiden RI atas kontribusinya memajukan teknologi informasi di Indonesia, Indi Women Award Kartini 2.0 tahun 2013 dari PT. Telkom Indonesia atas perannya memajukan industri IT di Indonesia, serta masuk dalam deretan 100 Most Inspirational Women tahun 2008 versi Majalah Kartini.

  1.   Nuniek Tirta Sari, Tiket.com

nunik

Perempuan hebat nan inspiratif yang sering disapa Mbak Nuniek ini adalah perempuan yang ada dibalik kesuksesan website tiket.com. Meski background pendidikannya berasal dari psikologi konseling, namun Mbak Nuniek adalah salah satu pelopor industri kreatif digital Indonesia lewat komunitas #StartupLokal. Seorang Mbak Nuniek membuktikan bahwa sukses bisa diraih oleh siapa saja yang mau belajar, dan menemukan jalan suksesnya. Mantap!

  1.    Diajeng Lestari, Founder HijUp.com

Diajeng1

Ibu muda lahiran tahun 1986 ini mulai menjalankan bisnis e-commerce dibidang fashion muslim hijup.com sejak tahun 2011. Meski latar belakang pendidikannya adalah FISIP di UI, istri dari Ahmad Zacky CEO bukalapak.com ini tetap bertekad kuat untuk mempelajari IT demi menyediakan website e-commerce dengan support sistem yang baik
demi kepuasan calon pelanggan. Kini, HijUp besutan Ajeng telah memiliki puluhan karyawan, dan menginspirasi banyak anak muda Indonesia untuk berkreasi, dan mengembangkan fashion hijab secara syar’i.

  1.       Ken Ratri Iswari, Founder GeekHunter.com

ken ratri

GeekHunter adalah startup yang bergerak diranah perekrutan kerja di bidang TI. Ken Ratri Iswari bersama Yuni Anggraeni sahabatnya mulai menjalankan bisnis ini sejak Juli 2013. Selain sebagai konsultan, GeekHunter juga memberikan informasi mengenai lowongan kerja dibidang TI bagi para pencari kerja. Berkat kerja keras Ken, saat ini GeekHunter telah bermitra dengan lebih dari 50 perusahaan, dimana 40 persen kliennya merupakan perusahaan asing baik dari Singapura, Amerika, Australia, hingga Korea Selatan. Tidak hanya itu, GeekHunter sekarang telah memiliki lebih dari 10.000 talent dibidang TI. Berkat tekad kuatnya mojang Bandung ini pernah meraih beberapa penghargaan, diantaranya ’30 Under 30 – Young Passionate, and Successful Women’ oleh majalah Cleo, dan menjadi salah satu dari 12 pemenang dalam The Wempy Dyocta Koto Award. Keren kan?

  1.   Umi Fadilah, UI UX indonesia

umi

Perempuan kreatif yang memiliki passion yang tinggi dibidang UI/UX ini memulai karir pertamanya sebagai MSDN/Technet Indonesia Site Manager di Microsoft Indonesia. Lulusan ilmu komputer dengan konsentrasi Human Computer Interaction (HCI) ini berperan sebagai UX Evengelist, serta aktif dalam mengenalkan antar muka Windows Presentation Foundation (WPF), Silverlight, dan Expression studio. Umi Fadilah sekarang tengah mengejar gelar masternya di MFA Design & Technology at Parsons School for Design di New York dengan konsentrasi yang sama.

 

Berkat tekadnya yang kuat sosok-sosok kartini Indonesia ini berhasil meraih sukses dibidang teknologi informasi yang notabene didominasi kaum adam. Tulisan kali ini semoga dapat memotivasi lebih banyak wanita Indonesia, terutama yang memutuskan untuk terjun di dunia teknologi. Sama seperti mereka, Anda juga dapat melakukannya. Selamat Hari Kartini!

 

Leave a comment