Ide Kreatif Kegiatan Engage Karyawan Agar Kinerja Sesuai Harapan

Ide Kreatif Kegiatan Engage Karyawan Agar Kinerja Sesuai Harapan

Blog.Gamatechno.com – Dalam hasil survey laporan Gallup’s State of Global Workplace menunjukan hanya ada 13% karyawan yang bekerja secara engaged terhadap perusahaan. Padahal studi menunjukan bahwa faktor engagement karyawan bisa memberikan pengaruh kepada kinerja perusahaan.

Apa itu engagement karyawan? Serta bagaimana langkah dan ide kreatif menumbuhkan engagement karyawan diulas oleh Gamatechno dalam artikel berikut.

Apa itu Employee Engagement?

Employe Engagement sangat penting bagi perusahaan | Img: Thefuturreshapper.com

Employee engagement merupakan keterikatan karyawan terhadap perusahaan tempatnya bekerja baik secara fisik, kognitif, bahkan emosional. Employee engagement bagi perusahaan bisa diartikan sebagai cara-cara yang dilakukan perusahaan untuk membuat karyawan merasa senang, bangga, atau merasakan hal-hal positif selama bekerja di perusahaan tersebut.

Apa Pentingnya Engage Karyawan?

Employee engagement dalam perusahaan sangat erat kaitannya dengan kinerja karyawan bahkan kinerja perusahaan itu sendiri. Employee engagement yang berhasil akan menciptakan karyawan-karyawan loyal yang secara sukarela terikat kepada perusahaan. Loyalitas karyawan berbanding lurus dengan kinerja, dan kinerja karyawan berbanding lurus terhadap kemajuan perusahaan.

Bagaimana Cara Engage Karyawan?

Kegiatan Engage karyawan
Langkah engage karyawan | img: gethppy.com

Perusahaan seringkali menganggap bahwa gaji yang tinggi sudah cukup untuk membuat karyawan terikat pada perusahaan. Padahal gaji bukanlah satu-satunya faktor yang membentuk loyalitas karyawan. Faktor lainnya yang berperan seperti lingkungan kerja, hubungan dengan rekan kerja, job description, dll. Berikut ini merupakan hal-hal dasar yang mendorong karyawan untuk lebih terikat (engaged) kepada perusahaan, yaitu:

  1. Gaji yang cukup
  2. Persepsi kepada karyawan mengenai pentingnya pekerjaan mereka
  3. Kesempatan untuk peningkatan karir
  4. Kesempatan feedback dan dialog berkala dengan atasan
  5. Hubungan yang berkualitas antara rekan kerja, atasan, dan bawahan
  6. Adanya contoh mengenai etos kerja dan nilai-nilai perusahaan
  7. Komunikasi yang efektif antara anggota organisasi

Ide Kreatif Perusahaan untuk Engage Karyawan

Kegiatan engagement Karyawan
Ide kreatif kegiatan engagement karyawan| Img: engagedly.com

Selain cara-cara di atas, perusahaan dapat juga menerapkan ide-ide kreatif dalam employee engagement.  seperti ide-ide kreatif berikut ini:

1. Mengadakan kegiatan bersama

Baca juga:  Membangun Smart City Indonesia

Kegiatan bersama di luar kantor dengan suasana yang santai dapat menghilangkan rasa jenuh karyawan terhadap pekerjaan, selain itu juga dapat saling mendekatkan antar karyawan.  Kegiatan-kegiatan yang dilakukan  bisa dalam bentuk arisan, bakti sosial, outbound, piknik bersama, nonton bareng, dll. Kegiatan bersama bisa dilaksanakan secara rutin, misalnya 1 bulan sekali, 6 bulan sekali, atau 1 tahun sekali.

2. Membuat  satu hari tematik

Rutinitas pekerjaan bisa menjadi sesuatu yang monoton bagi karyawan. Memberikan kesempatan agar ada 1 hari yang berbeda di setiap bulannya, bisa menjadi sesuatu yang menyenangkan bagi karyawan. 1 hari tematik sebaiknya dilakukan dengan adanya tema yang berbeda setiap bulan. Hal ini supaya karyawan merasa memiliki tantangan kecil.

Contoh pelaksanaan 1 hari tematik misalnya penggunaan baju kantor. Perusahaan dapat membuat peraturan setiap tanggal 15 karyawan mengenakan kostum dengan tema tertentu. Di bulan Januari bertema baju adat, bulan Februari baju bola, bulan Maret baju berwarna ungu, begitu seterusnya.

3. Mengadakan workshop internal

Cara lain untuk employee engagement yaitu dengan mengadakan workshop internal. Namun, workshop yang diadakan tentu tidak seperti workshop pada umumnya. Perusahaan bisa membuat aturan main sebagai berikut:

  • Workshop diadakan sebulan sekali dengan pembicara dari internal karyawan secara bergilir.
  • Tema workshop bebas disesuaikan dengan kemampuan karyawan yang menjadi pembicara. Tema workshop bisa mengenai perkembangan terbaru yang berhubungan dengan perusahaan, misalnya di perusahaan IT sedang berkembang teknologi baru maka tema workshop tentang teknologi baru tersebut. Namun bisa juga tema-tema lain di luar pekerjaan seperti cara mengatur keuangan, cara mengobati sakit gigi, bahkan bisa pula tips dan trik cara menyeduh kopi agar seperti kopi di kafe, misalnya.

Workshop seperti ini dapat menambah pengetahuan karyawan, selain itu meningkatkan kemampuan / skill karyawan dalam public speaking.

4. Membentuk club hobi

Baca juga:  Pentingnya Sistem Pengelolaan Aset di Perguruan Tinggi

Setiap karyawan tentu memiliki hobi masing-masing. Ada yang memiliki hobi berolahraga (futsal, voli, bulutangkis, renang, dll), menyanyi, memasak, dll. Untuk menampung hobi tersebut, karyawan dapat membentuk club-club sesuai hobi. Misalnya club futsal, club bulu tangkis, club cooking class, bahkan fans club artis tertentu. Masing-masing club dapat membuat aktivitas di luar kantor, seperti latihan futsal, bahkan mengikuti turnamen futsal antarkantor. Tidak semua hobi perlu diakomodasi, tentunya disesuaikan dengan kondisi perusahaan.

Employee engagement dapat membentuk karyawan-karyawan yang loyal terhadap perusahaan. Karyawan loyal tidak hanya memikirkan kesuksesan diri sendiri, tapi juga kesuksesan perusahaan tempatnya bekerja.

 

Img: entrepreneur.com

Aplikasi mCity Gamatechno

6 Comments

  1. makasih ilmunya, ini mungkin juga bisa dipake bahkan oleh perusahaan kecil, agar produktifitas karyawan semakin meningkat

  2. Betul banget… Harus ada hal-hal seperti di atas, supaya karyawan nyaman dengan pekerjaannya, selain itu ini juga bisa menjunjung nama baik perusahaan atau tempat kerjanya….

  3. terima kasih untuk tipsnya. Ini sangat penting. Kebetulan saya ada karyawan di dalam usaha, jadi sepertinya perlu engangement semacam ini untuk meningkatkan kebahagiaan dan loyalitas para karyawan…

  4. Saya punya usaha yang karyawannya gonta-ganti terus. Mungkin karena employee engagement nya kurang. terima kasih saran dan infonya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*