9 Kualitas Pegawai Pemerintah Untuk Jamin Layanan Publik Terbaik

9 Kualitas Pegawai Pemerintah Untuk Jamin Layanan Publik Terbaik

Blog.Gamatechno.com- Layanan publik adalah salah satu wajah pemerintah dalam fungsinya sebagai pelayan masyarakat. Pemerintah dibantu pegawai memiliki fungsi salah satunya membantu masyarakat dalam urusan birokrasi. Sampai saat ini, layanan publik yang diberikan oleh pemerintah beserta pegawainya dinilai masih belum sesuai dengan harapan. Mulai dari waktu pelayanan yang lama, kurang ramah, kurang kompeten, bahkan pelayanan itu dinilai dari urusan finansial. Pelayanan kepada masyarakat hanya dipandang sebagai sebuah formalitas dari surat keputusan pemerintah. Padahal, masyarakat sudah semestinya mendapat jaminan layanan publik terbaik.

Tentu pegawai pemerintah adalah orang-orang yang berkompeten. Hanya oknum tertentu saja yang membuat citra pemerintah menjadi sedemikian buruknya di mata masyarakat khususnya pada pelayanan publik. Namun ternyata tidak hanya kompetensi saja yang harus dimiliki, ada 9 hal yang harus diperhatikan oleh pegawai pemerintah agar mampu melayani publik dengan baik, berikut Gamatechno rangkum dalam artikel ini.

1. Tingkat Pendidikan Aparat

Jelas sekali bahwa pendidikan adalah pondasi penting dalam setiap. Orang-orang yang berpendidikan adalah orang yang mampu menyerap ilmu dan diterapkan dengan baik. Selain itu, orang berpendidikan adalah mereka yang mau menjadi pembelajar sepanjang hidup. Secara administratif, tingkat pendidikan aparat beserta keahlian yang dimiliki harus sesuai dengan jabatan yang dimiliki dalam pemerintahan. Hal tersebut ditujukan agar beban kerja sesuai dengan sumber daya manusia itu sendiri. Pendidikan tidak harus tinggi sampai magister, meskipun hal itu lebih baik. Pemerintah yang bijak adalah yang merekrut pegawainya sesuai dengan bidangnya atau menyekolahkan pegawainya sesuai dengan bidangnya apabila pegawai tersebut mendapatkan posisi baru dalam bidang yang kurang sesuai dengan keahliannya.

2. Ketepatan Waktu dalam Pekerjaan

Program kerja adalah hal lumrah pada setiap awal tahun suatu organisasi pemerintahan. Program-program tersebut nantinya akan dijabarkan sesuai dengan penanggung jawab masing-masing. Penjabarannya meliputi waktu pelaksanaan, biaya, rancangan kegiatan, dan lain-lain. Beberapa program kerja adalah program kerja lama yang terkadang membuat lengah pegawai pemerintahan. Pelayanan menjadi sekadarnya karena merasa hal tersebut sudah biasa. Padahal, kebutuhan jaman sudah berubah. Menuntut segala sesuatu diselesaikan dengan cepat. Apabila pegawai pemerintah tidak memiliki etos pelayanan yang tepat dan cepat, maka urusan birokrasi akan terlihat lambat. Hal tersebut jelas akan memicu lemahnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah karena pelayanan yang terkesan mengulur waktu.

3. Kemampuan Kerjasama

Dalam suatu organisasi, kebutuhan akan adanya teamwork sangat penting. Suatu orgranisasi pemerintahan juga terdiri dari beberapa divisi yang saling berkaitan satu sama lain. Bahkan dalam setiap divisi, masing-masing pegawai memiliki job description yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Apabila tidak memiliki kemampuan untuk bekerja sama, pelayanan akan terlihat rancu. Pegawai yang satu akan melempar tanggung jawab kepada pegawai yang lain. Berbeda dengan pegawai yang memiliki kemampuan bekerja sama yang baik, pelayanan akan terlihat rapi dan runtut serta lebih dipandang transparan oleh masyarakat. Pada poin ini, atasan juga harus paham dan mengenali setiap pegawainya dan sering diadakan keakraban agar terbentuk kerjasama yang baik antarpegawai.

4. Penyesuaian Diri dengan Perubahan

Dunia informasi berkembang pesat melalui internet. Berbagai hal dituntut untuk cepat, bisa diakses di mana saja dan kapan saja. Perkembangan tersebut tidak dapat dihindari, hanya bisa diimbangi dengan kemampuan untuk beradaptasi. Pemerintah dibantu pegawai pemerintah adalah salah satu lini terdepan yang harus tanggap terhadap perubahan. Beberapa dokumen yang dahulu masih dalam bentuk konvensional, lambat laut berubah menjadi online melalui website pemerintah. Awalnya menggunakan kertas, sekarang sudah online atau paperless. Semuanya berubah begitu cepat karena teknologi yang semakin maju. Pegawai pemerintah tentu mereka yang mampu menyesuaikan diri dengan baik. Selain itu, harus ma uterus belajar menggunakan teknologi terbaru untuk mendukung pemerintah dalam memberikan layanan public terbaik untuk masyarakat.

5. Mampu Menyusun Rencana Kegiatan

Kegiatan tanpa perencanaan sama artinya dengan merencanakan kegiatan yang gagal sekalipun kegiatan tersebut adalah kegiatan rutin tahunan. Pegawai pemerintah tidak hanya dituntut untuk sigap di depan masyarakat, namun mampu menyusun kegiatan dengan baik di lingkungan organisasi pemerintahan itu sendiri. Seperti pada pembahasan ketepatan waktu, kemampuan menyusun rencana kegiatan adalah suatu hal penting. Sinkronisasi satu elemen dengan elemen yang lain dalam suatu kegiatan akan menjadi penilaian akhir dari sebuah kegiatan. Pegawai pemerintah harus mampu menyusun proposal yang meliputi latar belakang, perkiraan dana, waktu dan tempat pelaksanaan, dan beberapa hal mendasar yang lain. Harus mampu menyusun kapan divisi tertentu bergerak untuk menyelesaikan pekerjaan tertentu. Pegawai pemerintahan juga harus mampu membuat laporan pertanggungjawaban dari kegiatan yang telah dilakukan.

6. Kecepatan Kerja

Teknologi diciptakan untuk memudahkan pekerjaan manusia. Menjadikan pekerjaan lebih cepat selesai. Cepat tidak hanya masalah waktu, tetapi juga ketepatan, efisiensi, dan efektifitas. Cepat namun tidak tepat akan menghasilkan dua kali kerja bahkan lebih. Dua kali kerja akan mengurangi tingkat efektifitas kerja. Cepat namun tidak mampu menggunakan teknologi dengan baik juga akan mengurangi efisiensi kerja. Oleh karena itu, pegawai pemerintah tidak hanya mengedepankan kecepatan dalam melayani masyarakat, akan tetapi melayani masyarakat dengan cepat, tepat, efisien, dan efektif.

Baca juga: Pelatihan Skill TI untuk Pegawai Pelayan Publik dan PNS

7. Tingkat Kreatifitas

Suatu hal terkadang tidak berjalan sebagaimana mestinya. Baik tidak berjalan sesuai dengan waktu, jumlah barang, perkiraan dana, atau karena instansi lain misalnya pemadaman listrik. Pegawai pemerintahan tidak boleh kalah dengan hal-hal insidental tersebut. Pegawai pemerintahan haruslah dibekali tingkat kreatifitas yang tinggi dan mampu menanggulangi hal tersebut apabila masih bisa diupayakan. Pegawai pemerintahan yang terlalu pakem dengan prosedur kerja akan mengalami kondisi stagnan ketika hal yang tidak sesuai terjadi. Oleh karena itu pegawai pemerintah harus memiliki tingkat kelenturan yang tinggi terhadap suatu kondisi dan cepat tanggap dalam memutuskan sesuatu apabila tidak berjalan sesuai rencana. Hal tersebut tentu saja untuk menjaga kepercayaan masyakarat terkait pelayanan yang baik.

8. Kemampuan dalam Pertanggungjawaban kepada Atasan

Manusia adalah makhluk sosial. Komunikasi menjadi salah satu bagian penting sebagai pendukung manusia sebagai makhluk sosial. Mengkomunikasikan sesuatu terkadang tidak mudah bagi seseorang. Kesulitan berkomunikasi bukanlah sebuah hal mutlak namun dapat dilatih setiap harinya. Pegawai pemerintahan selain harus bisa berkomunikasi dengan masyarakat terkait kebutuhan masyarakat itu sendiri, juga harus mampu mempertanggungjawabkan kegiatannya selama di kantor kepada atasan.

Pegawai pemerintah harus memiliki modal kejujuran yang tinggi dan sikap yang baik sehingga dalam mengkomunikasikan sesuatu, pemerintah dapat mempercayai setiap informasi yang disampaikan. Selain itu, amanah yang telah ditetapkan harus berjalan sebagaimana mestinya atau apabila terpaksa tidak bisa diselesaikan oleh pegawai tersebut, ada alasan yang dapat dipertanggungjawabkan. Dalam hal ini, pemerintah juga dapat meminta pendapat dari pegawai yang lain apabila dirasa perlu.

9. Keikutsertaan dengan Pelatihan dan Kursus Sesuai Bidangnya

Setiap orang, dalam hal ini pegawai pemerintah pada khususnya, haruslah mau menjadi pembelajar sepanjang hidup. Pekerjaan yang dihadapi sehari-hari terkadang bertolak jauh dari keahlian yang dimiliki sehingga pegawai harus terus belajar. Tidak harus dari kuliah lagi, namun pegawai juga bisa belajar melalui kursus dan pelatihan. Beberapa jadwal kursus dan pelatihan sudah tentu disusun untuk mendukung keahlian pada job baru. Pelatihan tersebut semestinya tidak diikuti sebagai formalitas, akan tetapi sebagai sarana pembelajaran untuk menambah ilmu yang bisa diterapkan untuk mendukung pelayanan yang baik kepada masyarakat.

Demikian 9 hal yang harus dipastikan oleh pemerintah terhadap pegawainya untuk menjamin layanan publik terbaik. Tentu manusia memiliki banyak kesalahan, karena itu wajar apabila sesekali pegawai pemerintah melakukan kesalahan dalam pelayanan kepada masyarakat. Tegur dengan baik dan sopan sehingga pegawai tetap merasa dihargai dan mau merubah pelayanannya menjadi lebih baik.

Sumber gambar: Rubernews.com

Yang Menarik Lainnya
Leave a comment