Langkah Maju Menuju Smart City dengan IoT

Langkah Maju Menuju Smart City dengan IoT

IoT

Internet of Things (IoT) adalah revolusi baru internet.  Istilah IoT mengarah pada konvergensi teknologi untuk lingkungan cerdas (smart environments) dan ekosistem yang terintegrasi. Integrasi ini memanfaatkan koneksi jaringan kabel, wireless, pun skema unik pada gawai sehingga mampu berinteraksi satu sama lain.

Sampai di bagian ini, tantangan yang harus dihadapi para pengembang IoT adalah menciptakan sebuah dunia raksasa. Dunia yang mengharuskan kehidupan sehari-hari, digital, serta virtual mampu berkonvergensi dan menciptakan lingkungan yang cerdas. Lingkungan itu akan membuat transportasi, perkotaan, dan aspek lainnya menjadi lebih cerdas melalui jaringan yang ada.

Hal tersebut berhubungan langsung dengan tujuan IoT. Yaitu membuat suatu objek saling terhubung setiap saat, di manapun, dengan gawai apa pun, serta setiap pengguna tidak terkendala batasan network dan layanan yang digunakan.

Pada kelanjutannya, IoT tidak bisa dilepaskan dari perkembangan city menjadi smart city. Dalam beberapa tahun terakhir, sebenarnya definisi smart city masih sangat beragam. Namun dari berbagai aspek yang dilibatkan, smart city selalu identik dengan istilah “smart” melalui penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (Information and Communications Technology, ICT) serta internet, guna menghadapi tantangan global.

Kota-kota di seluruh dunia saat ini saling berlomba dan menghadapi tantangan yang sangat beragam berkaitan dengan persaingan global. Termasuk di dalamnya masalah lapangan pekerjaan, pertumbuhan ekonomi, ketahanan lingkungan, serta kehidupan sosial masyarakat. Dengan berbagai tren permasalahan yang ada, memahami arah perkembangan internet ke depannya menjadi hal yang penting. Terutama melihat dari sudut pandang perencanaan kota menuju terwujudnya smart city.

Dengan berbagai hal yang dihadapi era ini, banyak kalangan perkotaan yang mulai merasakan urgensi IoT, koneksi jaringan antar objek fisik. IoT pun kemudian berkembang lebih jauh lagi, menjadi “Internet of Everything”. Perkembangan itu memperlihatkan sebuah jaringan raksasa di mana milyaran bahkan trilyunan koneksi menciptakan peluang dan potensi risiko baru di saat yang bersamaan.

Potensi yang sangat besar dari penerapan IoT menjadikannya menjadi sangat menarik bagi pengembang smart city. IoT mampu memberikan masukan data dengan lebih cepat di suatu entitas sehingga pengambilan keputusan menjadi lebih efisien pula. Perkembangan IoT otomatis memperoleh sambutan positif, termasuk di Indonesia.

Indonesia yang memiliki massa berusia produktif yang cukup besar melihat IoT sebagai kesempatan yang sayang untuk dilewatkan. Hal ini terbukti dengan mulai banyaknya kegiatan maupun acara besar, munculnya komunitas, serta lahirnya berbagai startup berbasis IoT. Namun, perkembangan IoT di sini bukan tanpa kendala.

Sampai hari ini, terbatasnya akses terhadap perangkat IoT di Indonesia masih menjadi batu sandungan utama. Akses ini berkaitan langsung dengan penggunaan maupun pengembangannya. Untungnya, mulai bermunculanlah marketplace baru yang berfokus pada wearable device. Meskipun progresnya perlahan, namun terlihat bahwa adopsi dan pengembangan IoT ini merupakan langkah awal untuk mendukung terwujudnya banyak smart city di Indonesia ke depan. (Anas)

Leave a comment