Ini yang Terjadi Setelah Penerapan Big Data di Indonesia

Ini yang Terjadi Setelah Penerapan Big Data di Indonesia

Blog.Gamatechno.com – Bagi yang belum akrab dengan istilah Big Data, teknologi ini berisi kumpulan data yang berukuran besar yang kemudian dianalisis oleh suatu mesin pengolah dan dapat menghasilkan informasi yang lebih berharga. Informasi ini kedepannya dapat digunakan untuk pengambilan keputusan, prediksi, dan lainnya.

Big Data akan mendorong kita untuk melakukan transparansi data yang dapat berguna pada efisiensi kerja. Dengan algoritma yang otomatis Big Data dapat mendukung kinerja pengambil keputusan dengan hasil yang lebih detail, dan cakupan data yang lebih besar. Pemahaman yang lebih baik terhadap pola masyarakat akan mendorong terciptanya inovasi produk, layanan, maupun peluang bisnis lainnya.

Berdasarkan survey yang dilakukan Business Degree terhadap sekumpulan orang hasilnya sebesar 53% responden optimis bahawa teknologi ini mampu mendorong peningkatan ekonomi, sosial, politik, dan intelejensi. Pada tahun 2020, penerapan Big Data mampu meningkatkan pemahaman kita terhadap kondisi masyarakat, dan kondisi alam disekitar kita. Responden yang optimis terhadap penerapan big data ini juga percaya bahwa Big Data mampu mendorong real-time data analisis, dan pengenalan pola yang lebih baik.

Lalu bagaimana dengan Big Data di Indonesia? Beberapa sektor yang akan sangat terbantu dengan adanya teknologi Big Data nantinya diantaranya:

1. Agrikultur

Penerapan Big Data Indonesia Argikultur

Sebagai negara agraris kehadiran Big Data dapat membantu para petani meningkatkan taraf hidupnya. Data-data dari kondisi tanah, kelembaban, penanaman, dan lainnya pada area tertentu apabila dikumpulkan selama kurun waktu tertentu dapat menjadi data besar yang dapat dianalisis untuk membantu petani tersebut memprediksi waktu yang tepat untuk mulai menanam, hingga meningkatkan hasil panen.

2. Kesehatan

Penerapan Big Data Indonesia Kesehatan

Saat ini masing-masing layanan kesehatan di Indonesia belum terintegrasi satu sama lain karena menggunakan software yang berbeda-beda untuk mencatat data pasien. Sedangkan data yang dimiliki oleh Dinas Kesehatan juga tidak detail. Apabila Big Data diterapkan pada sektor kesehatan di Indonesia semua informasi kesehatan seluruh penduduk Indonesia akan menjadi terpusat. Sehingga dapat dianalisa untuk melakukan prediksi penyakit hingga mengetahui tingkat kesehatan penduduk.

3. Pajak

Penerapan Big Data Indonesia Pajak

Kesadaran masyarakat Indonesia untuk membayar pajak masih rendah sehingga Dirjen Pajak tidak pernah memenuhi target pendapatan pajak tiap tahunnya. Big Data juga diharapkan mampu mendorong pedapatan pajak negara. Dengan mengumpulkan daftar barang kekayaan masing-masing wajib pajak, jenis pajak yang dibebankan, dan nominal yang harus dibayarkan wajib pajak tiap bulannya. Apabila benar-benar diterapkan nantinya tentu dapat meningkatkan kesadaran membayar pajak, mengoptimalkan pendapatan negara melalui pajak, hingga mengurangi penipuan pajak.

4. Transportasi

Penerapan Big Data Indonesia Transportasi

Kemacetan sudah menjadi bagian tak terpisahkan bagi beberapa kota besar di Indonesia. Dengan memanfaatkan GPS dari kendaraan yang dimiliki warga kota. Data GPS realtime tersebut dapat dikonversi menjadi kecepatan, percepatan, durasi berhenti, dan sebaginya. Pemerintah dapat memantau kondisi lalu lintas secara realtime. Untuk kemudian memberikan rekomendasi bagi masyarakatnya seperti waktu terbaik untuk memulai perjalanan, waktu terburuk diperjalanan, wilayah paling rawan kecelakaan, wilayah rawan cuaca buruk, dan sebagainya.

Itu tadi beberapa contoh sektor yang dapat digarap oleh Big Data, masih banyak sektor di Indonesia yang dapat terbantu dengan adanya big data diantaranya energi, makanan, pendidikan, dan sebagainya. Apabila teknologi ini benar-benar ingin diterapkan di Indonesia, fase pengumpulan data awal akan menjadi pekerjaan rumah tidak hanya bagi pemerintah tetapi seluruh masyarakat Indonesia. Mengingat data-data di Indonesia masih tersebar di masing-masing unit layanan, namun tidak diintegrasikan hingga ke tingkat nasional.

build smarter city

Yang Menarik Lainnya
Leave a comment