6 Alasan Yang Tidak Banyak Orang Tahu Mengapa Server Website Down Tidak Bisa Diakses

6 Alasan Yang Tidak Banyak Orang Tahu Mengapa Server Website Down Tidak Bisa Diakses

Blog.Gamatechno.com – Masih hangat berita website e-commerce skala besar Tokopedia, Bukalapak dan Jd.Id down tidak bisa diakses. Sebenarnya apa yang terjadi dengan website tersebut adalah hal yang wajar. Website, server, dan data center meski menjamin memberikan layanan terbaik 24 jam seminggu, namun masih memiliki celah untuk mengalami kegagalan sistem.

Sebenarnya apa saja penyebab layanan website atau server tersebut bisa mati? Berikut Gamatechno rangkum dalam 7 poin faktor penyebab kegagalan sistem layanan website/server. Sebagai pemilik layanan website tentu kita harus tahu agar dapat melakukan pencegahaan saat bencana ini terjadi.

1. Hacker attack

Hacker adalah orang yang dengan sengaja masuk mengambil alih sistem atau bahkan mematikan layanan sistem. Serangan hacker ini sangat sering terjadi pada sistem yang memiliki celah keamanan.

2. DDOS attacks

Distributed-Denial-of-Service Attack (DDOS Attacks) adalah usaha seseorang dengan sengaja  membuat ribuan proses yang menyerang sistem secara bersamaan. Serangan ini membuat sistem tidak bisa bekerja efisien bahkan mati bahkan untuk selama-lamanya. Ketika sebuah website diserang dengan DDOS bisa dideteksi dari kinerja jaringan yang menurun, fitur website yang hilang, bahkan tidak bisa diakses sama sekali.

Baca juga: 10 Celah Keamanan Aplikasi Berbasis Web

3. Viral effect

Layanan website juga bisa down dengan adanya viral effect. Viral effect atau istilah lain menyebut dig effect, adalah kondisi dimana layanan website down atau mati karena banyaknya traffic dan exposure yang masuk. Ini bisa dikarenakan kondisi postingan atau website yang berhasil viral, namun sistem tidak mampu menampung ledakan pengunjung. Meskipun untuk penyebab ini biasanya berlaku untuk website yang masih berskala kecil.  Berbeda dengan DDOS effect, penyebab viral effect ini tidak disengaja oleh seseorang. Murni karena bandwith yang tidak cukup.

4. Power outage

Power outage atau pemadaman listrik mendadak jadi kondisi sangat berbahaya bagi insfrastruktur TI. Power outage bisa terjadi pada sebuah data center maupun pada jaringan internet. Seperti yang terjadi pada e-commerce besar di Indonesia, tokopedia, jd.id, maupun Bukalapak. Menurut berita yang beredar, power outage jadi alasan mengapa layanan tidak bisa diakses untuk sementara.

Kondisi ini bisa dihindari dengan memilih layanan data center maupun jaringan internet yang mumpuni, dan memberikan jaminan pelayanan prima.

5. Single point of failure (SPOF)

Single point of failure (SPOF) adalah satu titik kelemahan dari sebuah sistem. Jika titik kelemahan tersebut failed, error atau gagal berjalan maka seluruh sistem tidak berfungsi. Menghilangkan SPOF ini bisa dilakukan dengan desain perencanaan yang baik, perencanaan pemilihan hardware, software serta monitoring dan kontrol yang dispilin pada sistem yang berjalan.

6. Natural Disaster

Natural disaster ini adalah bencana yang terjadi tanpa kita bisa prediksi sebelumnya, salah satunya adalah bencana alam. Dengan ketidakmampuan untuk memprediksi terjadinya natural disaster, menyiapkan perencanaan recovery jadi hal terbaik yang bisa dilakukan.  Perencanaan recovery bencana ini biasa disebut dengan Disaster Recovery Plan (DRP). Dengan perencanaan DRP yang tepat, kerugian dari matinya layanan bisa diminimalisir bahkan dihindari.

Sumber image: http://www.ehow.co.uk

Code Heroes Merc
Leave a comment