bus ticket

Keuntungan Berlipat Operator Bus dengan Reservasi Tiket Bus Online

Data statistik memprediksi bahwa di tahun 2019 nanti, jumlah pengguna ponsel global akan menembus angka lima miliar pelanggan. Bandingkan dengan jumlah populasi manusia saat ini yang telah menembus 7,6 miliar orang (dengan peningkatan tiap tahun sekira 100 juta jiwa). Artinya, penetrasi jaringan digital sudah mendekati tiga perempat populasi dunia. Persentase ini tidak jauh berbeda dengan yang terjadi di Indonesia.

Kondisi tersebut pun didukung oleh pergeseran tren di masyarakat yang semakin mulai terbiasa dengan transaksi tidak langsung berbasis teknologi. (Baca : 7 Trend Teknologi yang Merubah Dunia Digital Marketing 2018) Jika dibandingkan dengan beberapa tahun silam, di mana orang-orang masih sering hunting sesuatu langsung ke gerai fisik, kini hampir semua barang dan jasa bisa dipesan dalam jangkauan jari baik melalui website maupun aplikasi mobile.

Perkembangan dunia digital selain berhasil mengubah perilaku konsumen, pun pada akhirnya turut menuntut penyedia barang/jasa untuk berinovasi. Di dunia transportasi, dibandingkan harus mengantre beli tiket bus langsung ke agen, masyarakat sekarang lebih memilih untuk melakukan pembelian secara online.

Melihat pergeseran yang ada, pemasaran digital di bidang transportasi bus wajib dilirik supaya bisa meraup keuntungan lebih banyak. Untuk lebih memahami tentang potensi sistem pembelian tiket bus secara online, artikel ini akan berangkat dari fundamentalnya, yaitu transaksi online.

Related image

Siap atau tidak, pelanggan di era ini memberikan porsi perhatian yang lebih banyak kepada transaksi dan keperluan lain yang berbasiskan website dan mobile. Mulai dari mengecek e-mail, streaming video maupun film, mengatur GPS ketika bepergian, memantau portofolio aset saham, hingga transaksi jual beli.

Faktanya, segala kebutuhan tersebut mampu disokong dengan adopsi teknologi digital (terutama jaringan internet dan smartphone) yang semakin luas. Apalagi, biaya yang harus dikeluarkan juga semakin terjangkau. Kemudahan yang ditawarkan oleh teknologi pun akhirnya turut diikuti oleh bidang-bidang lain, tak terkecuali transportasi.

Operator perusahaan bus misalnya, mulai banyak yang menyediakan tiket elektronik, menginformasikan waktu keberangkatan/kedatangan secara real-time, maupun reservasi tiket sejak jauh-jauh hari. Lebih dari sekadar meningkatkan pelayanan publik ke moda transportasi pilihan mereka, inovasi digital ini juga didesain untuk mempermudah dan mengefisienkan kerja operator transportasi.

Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam implementasi sistem reservasi tiket bus online agar menghasilkan keuntungan maksimal.

Moda transportasi bus masih menjadi alternatif sarana mudik lebaran yang relatif murah. Foto: Tempo

Pertama, berikan opsi kanal booking yang beragam kepada calon penumpang bus. Bisa dengan cara menyediakan akun SMS atau Whatsapp khusus bagi konsumen yang tidak mau repot-repot registrasi di website maupun mengunduh aplikasi; sediakan pula website yang intuitif secara akses desktop sekaligus mobile friendly; serta tentu saja jangan lupa sediakan versi aplikasinya. Variasi tersebut akan mampu mengakomodasi pengguna internet yang kebiasaannya bemacam-macam.

Pastikan pula bahwa sistem yang Anda gunakan turut mengakomodasi kebutuhan pengguna, seperti: penyediaan info ketersediaan tiket lengkap dengan harganya, promo khusus online secara berkala untuk mendorong penjualan, adanya berbagai pilihan misalnya perjalanan satu arah maupun dua arah, dan kebijakan ganti jadwal dan refund yang jelas apabila terjadi situasi tertentu yang mengakibatkan pembatalan.

Kedua, sistem harus menyediakan pilihan pembayaran yang tidak berbelit. Baik melalui kartu kredit, deposit, kartu debit, dan sebagainya. Tentunya hal ini juga harus dibarengi dengan sistem keamanan yang terjamin. Nantinya, setelah pembayaran diterima dan terkonfirmasi, operator bisa langsung memberikan kode booking maupun barcode tiket yang langsung bisa digunakan oleh pengguna. Kesigapan ini akan memberikan nilai lebih di mata calon penumpang dan umumnya bisa meningkatkan efek words of mouth.

Ketiga, optimalkan sistem untuk mengeliminasi hal-hal yang tidak perlu. Salah satu yang bisa ditekan pengeluarannya adalah penggunaan kertas. Karena calon penumpang bus memesan secara online dan datanya langsung tercatat di sistem, kebutuhan operator untuk menyediakan blangko dan sebagainya bisa dikurangi bahkan dihilangkan.

Dengan sistem online yang masih akan terus berkembang dan semakin populer ke depannya, ini adalah potensi yang tidak boleh disia-siakan oleh operator bus dan mitranya. Selain memudahkan pelanggan, teknologi ini juga bisa Anda modifikasi untuk menentukan strategi marketing lain demi memperluas jangkauan calon penumpang baru.

Bagi anda yang ingin memaksimalkan layanan tiketing anda melalui reservasi online, visit link berikut untuk mengetahui solusi produk transportasi publikĀ http://mitro.solutions/

Yang Menarik Lainnya
Leave a comment