Solusi Masalah Tanggap Bencana Gempa Bumi di Indonesia

Solusi Masalah Tanggap Bencana Gempa Bumi di Indonesia

Blog.Gamatechno.com – Indonesia terletak di jalur Ring of Fire, sebuah istilah untuk wilayah yang sering mengalami gempa bumi dan letusan gunung berapi aktif. Selain berada di jalur Ring of Fire, Indonesia juga menjadi pusat pertemuan beberapa lempeng bumi seperti Indo-Australia, Eurasia, dan Pasifik. Posisi geografis Indonesia serta kondisi permukaan wilayah Indonesia yang sangat beragam juga menjadi penyebab Indonesia menjadi negara yang rawan gempa.

Bencana Gempa Bumi Di Indonesia

Jumlah titik gempa di Indonesia mencapai 129 titik. Banyaknya jumlah titik tersebut menjadikan Indonesia dengan titik gempa terbanyak di dunia dan berpotensi tinggi terjadinya gempa dan tsunami. Menurut data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dari tahun 1815 hingga bulan Maret 2017, terdapat 358 kali gempa bumi dengan 15.643 korban. Jumlah gempa dengan korban yang berjatuhan menjadikan warga lebih waspada apalagi mereka yang tinggal di titik gempa.

Masalah Tanggap Bencana Gempa Bumi

Tidak hanya warga yang berada di daerah rawan gempa yang khawatir dengan bencana alam. Keluarga di luar daerah juga mengalami kekahawatiran yang sama. Kekhawatiran itu dipicu oleh sulitnya akses informasi dengan keluarga yang terkena bencana terutama gempa bumi karena sulitnya komunikasi. Pada 27 Mei 2006, Yogyakarta diguncang gempa hebat. Komunikasi terputus karena jaringan tidak tersedia. Tidak ada alat komunikasi yang memadai selain radio. Namun kelemahan dari radio adalah komunikasi yang hanya satu arah.

Komunikasi satu arah yang hanya terpusat dari pemerintah, tentu menyulitkan pihak-pihak terkait untuk melakukan aksi cepat tanggap. Warga pun tidak bisa melaporkan kondisi terkini daerahnya. Evakuasi korban membutuhkan waktu yang lebih lama. Bantuan yang datang pun tidak merata karena lebih banyak tertumpuk di daerah kota.

Peran Teknologi Atasi Masalah Tanggap Bencana Gempa Bumi

Teknologi Cared Bencana Gempa Bumi Indonesia
Teknologi Tanggap Bencana Gempa Bumi Indonesia

Dalam kasus ini, dibutuhkan teknologi untuk memudahkan pihak terkait mengetahui informasi gempa. Melalui teknologi, warga diharapkan juga bisa melaporkan secara langsung kondisi di daerahnya. Namun teknologi tersebut haruslah sederhana dan bisa diakses oleh semua warga.

UGM bekerja sama dengan Osaka University melakukan kolaborasi riset dalam pengembangan aplikasi mobile sistem komunikasi tanggap bencana. Aplikasi tersebut kemudian dinamakan dengan CARED. CARED adalah aplikasi mobile berbasis Android yang memungkinkan pengguna mengirimkan informasi keselamatan dan bencana di sekitarnya. Melalui aplikasi tersebut, pihak terkait akan lebih mudah memprediksi kerusakan, proses evakuasi korban, bahkan distribusi bantuan. Berikut merupakan fitur-fitur yang ada di dalam aplikasi CARED.

a.PANIC BUTTON

Panic button digunakan saat situasi benar-benar darurat. Caranya dengan menekan tombol satu kali. Bentuk pesan di fitur ini bisa berupa pesan biasa maupun pesan suara. Pengguna dapat merekam pesan suara dengan durasi maksimal 10 detik.

b. SAFETY CONFIRMATION

Fitur ini akan memudahkan pengguna untuk melaporkan kondisi terkini di daerahnya. Laporan tersebut akan dikirim ke kontak terdekat maupun pihak terkait melalui email. Safety Confirmation dilengkapi dengan tambah komentar dan unggah foto agar pengguna bisa memberikan deksripsi yang mendetail dan jelas.

c. DISASTER MARK

Visual always speaks louder. Dengan adanya Disaster Mark, daerah bencana lebih mudah diketahui karena daerah tersebut sudah ditandai oleh sistem.

d. DISASTER REPORT : Human Sensor

Pengguna dapat memberikan feedback atau umpan balik kepada kontak terdekat atau pihak terkait dengan menjawab pertanyaan di Aplikasi CARED.

e. SAFETY GUIDANCE

Indonesia yang memiliki potensi bencana alam yang tinggi mengharuskan warganya pro-aktif terhadap keselamatannya sendiri. Fitur Safety Guidance akan membantu pengguna untuk mengetahui informasi bahkan disertai tips dalam menghadapi berbagai macam bencana.

f. NEWS UPDATE

Masyarakat sudah sangat sangat familiar dengan adanya sosial media. Dalam aplikasi CARED juga terdapat News Update yang mengadopsi sosial media. Namun sosial media di sini lebih kepada berita atau artikel terkait bencana alam. Melalui fitur ini, pemerintah atau pihak terkait dapat berbagi informasi bahkan melakukan sosialisasi bencana alam kepada warga tanpa melalui tatap muka.

Aplikasi Cared jadi solusi yang memudahkan pengguna untuk melaporkan kondisi terkini di daerahnya apabila pengguna tersebut adalah korban bencana. Selain itu, aplikasi ini juga memudahkan pengguna di luar daerah bencana untuk mengetahui kondisi kerabat dekat maupun teman di lokasi bencana saat terjadi bencana khususnya gempa. CARED versi terbaru bisa diunduh secara gratis di Play Store untuk pengguna Android dan di App Store untuk pengguna iOS.

Sumber image: Pexel.com

Yang Menarik Lainnya
Leave a comment